Beranda / Uncategorized / KARAENG LOE RI BAJENG PASUKAN BERKUDA YANG TANGGUH

Dalam catatan sejarah dan tradisi lisan Sulawesi Selatan, tokoh legendaris yang dikenal sebagai penunggang kuda handal sekaligus penguasa dari wilayah Jeneponto (Turatea) di masa Kerajaan Gowa-Tallo adalah Karaeng Loe ri Bajeng.

Berikut adalah ringkasan sejarah mengenai sosok dan latar belakangnya

1. Siapakah Karaeng Loe ri Bajeng?Penguasa Turatea (Jeneponto): Beliau merupakan salah satu tokoh sentral dan raja kesatria (Tubarani) yang memimpin wilayah Jeneponto, yang pada masa lampau juga dikenal sebagai bagian dari konfederasi kerajaan di wilayah Turatea (seperti Binamu dan Bangkala).

Kesetaraan dengan Gowa: Dalam sejarah Kerajaan Gowa, Karaeng Loe ri Bajeng memiliki posisi yang sangat dihormati. Kekuasaannya diakui sedemikian rupa sehingga beliau memiliki kedaulatan yang setara dengan Raja Gowa. Hal ini disimbolkan dengan “payung kebesaran” beliau yang sama tingginya dengan payung raja Gowa.

2. Hubungan dengan Kuda JenepontoKuda Perang Tangguh: Di masa kerajaan, keahlian berkuda sangat identik dengan wilayah Jeneponto. Karaeng Loe ri Bajeng dikenal sering memimpin pasukannya menggunakan kavaleri kuda yang tangguh.

Kuda Legendaris I Bu’le: Dalam literatur dan lontara kuno Makassar, terdapat kisah kedekatan antara Karaeng Loe ri Bajeng dan Karaeng Galesong (putra Sultan Hasanuddin). Dikisahkan ada perebutan atau penguasaan atas seekor kuda pacu/perang yang sangat luar biasa bernama I Bu’le, yang konon sangat disayangi dan menjadi simbol keperkasaan tunggangan para ksatria pada masa itu.

3. Warisan BudayaKedigdayaan dan kemampuan berkuda Karaeng Loe ri Bajeng serta para kesatria Turatea di masa lalu menjadi akar sejarah mengapa Kabupaten Jeneponto hingga hari ini sangat terkenal dengan julukan “Kota Kuda”. Keahlian memacu kuda di wilayah ini terus diwariskan dari generasi ke generasi, menjadikannya tradisi budaya yang masih dijaga hingga saat ini.
https//garudasewasanapinri.com
#sukumakassar #pasukanberkuda #turatea

KARAENG LOE RI BAJENG PASUKAN BERKUDA YANG TANGGUH

Dalam catatan sejarah dan tradisi lisan Sulawesi Selatan, tokoh legendaris yang dikenal sebagai penunggang kuda handal sekaligus penguasa dari wilayah Jeneponto (Turatea) di masa Kerajaan Gowa-Tallo adalah Karaeng Loe ri Bajeng.

Berikut adalah ringkasan sejarah mengenai sosok dan latar belakangnya

1. Siapakah Karaeng Loe ri Bajeng?Penguasa Turatea (Jeneponto): Beliau merupakan salah satu tokoh sentral dan raja kesatria (Tubarani) yang memimpin wilayah Jeneponto, yang pada masa lampau juga dikenal sebagai bagian dari konfederasi kerajaan di wilayah Turatea (seperti Binamu dan Bangkala).

Kesetaraan dengan Gowa: Dalam sejarah Kerajaan Gowa, Karaeng Loe ri Bajeng memiliki posisi yang sangat dihormati. Kekuasaannya diakui sedemikian rupa sehingga beliau memiliki kedaulatan yang setara dengan Raja Gowa. Hal ini disimbolkan dengan “payung kebesaran” beliau yang sama tingginya dengan payung raja Gowa.

2. Hubungan dengan Kuda JenepontoKuda Perang Tangguh: Di masa kerajaan, keahlian berkuda sangat identik dengan wilayah Jeneponto. Karaeng Loe ri Bajeng dikenal sering memimpin pasukannya menggunakan kavaleri kuda yang tangguh.

Kuda Legendaris I Bu’le: Dalam literatur dan lontara kuno Makassar, terdapat kisah kedekatan antara Karaeng Loe ri Bajeng dan Karaeng Galesong (putra Sultan Hasanuddin). Dikisahkan ada perebutan atau penguasaan atas seekor kuda pacu/perang yang sangat luar biasa bernama I Bu’le, yang konon sangat disayangi dan menjadi simbol keperkasaan tunggangan para ksatria pada masa itu.

3. Warisan BudayaKedigdayaan dan kemampuan berkuda Karaeng Loe ri Bajeng serta para kesatria Turatea di masa lalu menjadi akar sejarah mengapa Kabupaten Jeneponto hingga hari ini sangat terkenal dengan julukan “Kota Kuda”. Keahlian memacu kuda di wilayah ini terus diwariskan dari generasi ke generasi, menjadikannya tradisi budaya yang masih dijaga hingga saat ini.
https//garudasewasanapinri.com
#sukumakassar #pasukanberkuda #turatea

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *